Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendapatan Imigrasi Bogor Tembus Rp64,7 Miliar, Lampaui Target hingga 159 Persen

F
Penulis: Fikri Rahmat Utama❯
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana saat publikasi kinerja di Kantor Imigrasi Kota Bogor.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana saat publikasi kinerja di Kantor Imigrasi Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor mencatatkan peningkatan kinerja sepanjang tahun 2025.


Advertisement

Hingga periode 1 Januari–15 Desember 2025, mereka merealisasikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp64,7 miliar atau 162 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp39,9 miliar.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil optimalisasi pelayanan keimigrasian kepada masyarakat serta penguatan pengawasan terhadap warga negara asing (WNA).

“Capaian di tahun 2025 ini menjadi barometer bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di tahun mendatang. Kami ingin memastikan kehadiran Imigrasi Bogor memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tetap menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan yang ketat,” katanya dalam publikasi kinerja di Kantor Imigrasi Kota Bogor, Kamis 18 Desember 2025.

Advertisement

Kontribusi terbesar PNBP berasal dari layanan paspor yang mencapai Rp49,5 miliar atau 141,5 persen dari target.

Sementara itu, layanan izin tinggal mencatatkan penerimaan Rp15,1 miliar atau 308,4 persen dari target yang ditetapkan.

Sepanjang 2025, Imigrasi Bogor menerbitkan sebanyak 85.706 paspor bagi warga negara Indonesia (WNI).

Advertisement

Layanan tersebut terdiri atas 40.957 permohonan melalui M-Paspor, 30.536 layanan percepatan paspor satu hari selesai (same day service), 13.337 layanan ramah HAM bagi lansia, balita, dan penyandang disabilitas, serta 874 paspor bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) tanpa pungutan biaya.

Dari sisi pelayanan keimigrasian bagi WNA, Imigrasi Bogor mencatat lonjakan signifikan pada layanan izin tinggal.

Layanan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) tercatat sebanyak 3.156 layanan atau meningkat 711,18 persen dibandingkan tahun 2024.

Selain itu, terdapat 1.528 layanan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) atau naik 6,70 persen, 164 layanan Izin Tinggal Tetap (ITAP), serta 23 layanan pendaftaran anak berkewarganegaraan ganda.

Dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum, Imigrasi Bogor melakukan 434 Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) sepanjang 2025.

Rinciannya meliputi deportasi terhadap 300 WNA, penangkalan terhadap 107 orang atau meningkat 122,9 persen dibanding tahun sebelumnya, serta detensi terhadap 27 orang.

Selain itu, bidang intelijen keimigrasian mencatat penyusunan 1.346 Laporan Harian Intelijen (LHI), pelaksanaan tiga operasi gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), serta penyelesaian satu berkas perkara hingga tahap P-21.

Untuk mendukung peningkatan pelayanan, Imigrasi Bogor juga mengembangkan sejumlah inovasi layanan berbasis digital dan jemput bola.

Salah satunya adalah Wani Bogor (WhatsApp Notification), yang telah digunakan oleh 53.496 pemohon untuk memantau status permohonan secara real time.

Inovasi lainnya meliputi layanan Laras Satu dan Pancawala yang memberikan fleksibilitas waktu layanan.

Serta sudah adanya penerapan tanda tangan elektronik dan Aplikasi Srikandi guna mempercepat proses administrasi internal.

Atas capaian tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor meraih sejumlah penghargaan sepanjang 2025.

Di antaranya Terbaik I pelaksanaan Tindakan Administratif Keimigrasian di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Terbaik I realisasi penyerapan anggaran Triwulan III 2025, serta Terbaik III pengelolaan Aplikasi Srikandi.

Ritus menegaskan, capaian kinerja tersebut akan menjadi pijakan untuk memperkuat pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan akuntabel pada tahun 2026. Mereka tidak akan berpuas hati karena akan terus memperbaiki kekurangan yang dimiliki.

“Kami berkomitmen terus berinovasi agar layanan semakin mudah diakses masyarakat, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian di wilayah kerja Imigrasi Bogor,” pungkasnya. (uma)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BogorIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pendapatan Tembus Rp1,2 Triliun, Laba Bersih Sentul City Melonjak 67,5 Persen pada Kuartal III 2026

Pendapatan Tembus Rp1,2 Triliun, Laba Bersih Sentul City Melonjak 67,5 Persen pada Kuartal III 2026

PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatatkan pendapatan hingga Rp1,2 Triliun pada kuartal III 2026 atau meningkat 67,5 persen.

Terminal Baranangsiang Nunggak Pajak Rp11,7 Miliar, Pemkot Bogor Bakal Surati Kemenhub

Terminal Baranangsiang Nunggak Pajak Rp11,7 Miliar, Pemkot Bogor Bakal Surati Kemenhub

Pengelola Terminal Baranangsiang Kota Bogor menunggak pajak miliaran rupiah dari tahun 2013 sampai dengan 2026.

Terminal Baranangsiang Nunggak Pajak, DPRD Kota Bogor Dorong Pemkot Kejar Target PAD

Terminal Baranangsiang Nunggak Pajak, DPRD Kota Bogor Dorong Pemkot Kejar Target PAD

Komisi II DPRD Kota Bogor menanggapi terkait tunggakan pajak di Terminal Baranangsiang sejak tahun 2013.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer